Sekolah Staf dan Komando TNI · Pasis Dikreg LVI

Lambang SESKO TNI

Portal Informasi Perwira Siswa

Dikreg LVI SESKO TNI

Edukasi Mitigasi dan Penanggulangan Karhutla di Kotawaringin Barat

Minggu, 6 September 2026 · Tim IT Pasis Dikreg LVI · 22× dibaca

Edukasi Mitigasi dan Penanggulangan Karhutla di Kotawaringin Barat

Edukasi Mitigasi dan Penanggulangan Karhutla di Kotawaringin Barat: Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Gelar Penyuluhan dan Diskusi Interaktif.

PANGKALAN BUN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tim Pasis yang terdiri dari Kolonel Pnb Iwan Setiawan, Kolonel Inf M. Hanafi, Kolonel Laut (P) Agus Yunianto, dan Kolonel Inf Rully Eko melangsungkan kegiatan edukasi di Pos BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan ini melibatkan petugas gabungan dari BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, serta warga setempat. Acara dibuka oleh Kolonel Pnb Iwan Setiawan, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi penyuluhan oleh Kolonel Laut (P) Agus Yunianto mengenai bahaya Karhutla, faktor penyebab, langkah mitigasi, hingga strategi penanggulangannya. Di samping penyuluhan, tim juga membagikan kuesioner kepada peserta guna mengukur efektivitas materi, memetakan kondisi terkini, serta menyerap saran dari lapangan. Sesi diskusi dua arah berlangsung interaktif, memunculkan pertukaran ide dan pengalaman praktis dari para petugas pemadam. Salah satu inovasi lokal yang terungkap adalah metode pencampuran deterjen atau busa sabun ke dalam tangki air pemadam di lahan gambut. Berdasarkan pengalaman lapangan, penggunaan konsentrat deterjen terbukti memotong kebutuhan air hingga hanya sepertiga (1/3) dibanding pemadaman standar. Kendati metode trial and error ini dinilai efektif di tengah keterbatasan sumber air, para peserta menyepakati perlunya penelitian mendalam di masa depan terkait dampak lingkungan dari penggunaan bahan kimia tersebut. Diskusi tersebut juga mengemukakan kendala utama pemadaman, yakni minimnya akses jalan menuju titik sumber api yang berada di tengah lahan gambut, sehingga tidak dapat terjangkau oleh kendaraan pemadam. Menghadapi tantangan fisik di lapangan, warga dan petugas turut menggelar doa bersama agar hujan segera turun. Harapan besar ditujukan agar titik api dapat padam, kualitas udara membaik, dan anak-anak dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka (offline) di sekolah...5TRON6.

Galeri Kegiatan

Bagikan:

Berita Lainnya

Edukasi Mitigasi dan Penanggulangan Karhutla di Kotawaringin Barat · Portal Pasis Dikreg LVI