Sekolah Staf dan Komando TNI · Pasis Dikreg LVI

Lambang SESKO TNI

Portal Informasi Perwira Siswa

Dikreg LVI SESKO TNI

Pra Staff Exercise Super Garuda Shield 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 · Tim IT Pasis Dikreg LVI · 14× dibaca

Pra Staff Exercise Super Garuda Shield 2026

Perkuat Interoperabilitas Global, Pasis Dikreg 56 Sesko TNI Ikuti Pra Staff Exercise Super Garuda Shield 2026

BANDUNG, dikreg56seskotni.id — Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) ke-56 Sesko TNI TA 2026 secara aktif terlibat dalam penyusunan materi Staff Exercise (StaffEx) pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan Pra-StaffEx tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Latihan (Danpuslat) Kodiklat TNI, Marsma TNI Ramod C. Sinaga, bersama Kolonel Torres dari Hawaii National Guard, yang berlangsung pada 26 hingga 29 Agustus 2026. Rangkaian latihan multinasional berskala besar ini kemudian dibuka secara resmi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Ksatrian Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat. Keikutsertaan para perwira menengah (Pamen) calon pimpinan strategis TNI dalam simulasi staf ini bertujuan untuk mengasah kemampuan perencanaan operasi militer gabungan (joint & combined operational planning), memperdalam interoperabilitas antarnegara, serta memantapkan proses pengambilan keputusan dalam menghadapi dinamika krisis kawasan. Dalam skenario Staff Exercise Super Garuda Shield 2026, para Pasis Dikreg 56 Sesko TNI berkolaborasi erat dengan staf militer dari Amerika Serikat (US Hawaii National Guard) serta perwira dari negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik. Fokus utama pembelajaran dan simulasi meliputi: * Perencanaan Operasi Multinasional: Menerapkan Military Decision Making Process (MDMP) dan skema komando gabungan dalam merespons ancaman pertahanan kompleks. * Integrasi Pertahanan Siber: Memperdalam strategi operasi posko siber (cyber defense) untuk mengantisipasi perang hibrida dan ancaman keamanan digital modern. * Bantuan Kemanusiaan & Bencana (HADR): Menyusun rencana kontinjensi serta garis komando untuk operasi Humanitarian Assistance and Disaster Relief skala internasional. * Interoperabilitas Prosedur: Menyelaraskan Prosedur Operasi Standar (SOP), doktrin pertahanan, serta sistem komunikasi dan komando-kendali (C4ISR) antarmiliter peserta. Membangun Diplomasi Pertahanan dan Kepemimpinan Masa Depan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan pentingnya keterlibatan perwira strategis dalam ajang pertukaran kemampuan dan diplomasi pertahanan tingkat dunia ini. > "Super Garuda Shield menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kerja sama, bertukar kemampuan operasional, serta memperkuat diplomasi pertahanan. Melalui latihan staf ini, para perwira ditempa untuk mampu berkolaborasi secara efektif dengan mitra internasional dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik," tegas Panglima TNI. > Latihan Super Garuda Shield 2026 sendiri melibatkan 4.743 personel dari 21 negara peserta dan pengamat, dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung dari 31 Agustus hingga 11 September 2026 di beberapa wilayah strategis Indonesia. Melalui keikutsertaan dalam StaffEx SGS 2026, Pasis Dikreg 56 Sesko TNI diharapkan lulus dengan kesiapan kepemimpinan tinggi, wawasan doktrin militer global, serta jaringan kemitraan internasional yang solid guna mendukung tugas pokok TNI di masa depan.

Galeri Kegiatan

Bagikan:

Berita Lainnya

Pra Staff Exercise Super Garuda Shield 2026 · Portal Pasis Dikreg LVI