Upaya Mitigasi Karhutla di Kotawaringin Barat
Senin, 7 September 2026 · Tim IT Pasis Dikreg LVI · 28× dibaca

Upaya Mitigasi Karhutla di Kotawaringin Barat: Tim Pasis Gelar Sosialisasi dan Doa Bersama di Desa Karangmulya
PANGKALAN BUN – Memasuki hari kedua rangkaian kegiatan di Kabupaten Kotawaringin Barat, tim Pasis yang beranggotakan Kolonel Pnb Iwan Setiawan, Kolonel Inf M. Hanafi, Kolonel Laut (P) Agus Yunianto, dan Kolonel Inf Rully Eko kembali turun ke lapangan. Pada Senin (7/9/2026), tim menggelar kegiatan sosialisasi mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Karangmulya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Karangmulya ini diikuti oleh 42 personel. Turut hadir Kepala Desa Karangmulya, Ketua BPBD Desa, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan. Dalam sosialisasi tersebut, warga diberikan penyuluhan intensif mengenai bahaya Karhutla, langkah-langkah mitigasi pencegahan, serta tindakan awal yang harus segera diambil apabila melihat titik api di lingkungan sekitar. Guna melengkapi ikhtiar lahiriah, tim Pasis bersama seluruh lapisan masyarakat melanjutkan kegiatan dengan menggelar Sholat Istisqo berjamaah di lapangan Kecamatan Pangkalan Banteng untuk memohon diturunkannya hujan. Berdasarkan pemantauan di lokasi Karangmulya dan sekitarnya, kondisi lahan gambut tergolong relatif sedikit sehingga kabut asap tidak terlalu pekat. Aktivitas masyarakat mulai berjalan normal, dan anak-anak sekolah masih dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lancar. Sikap warga setempat juga sangat responsif serta proaktif dalam membantu petugas di lapangan. Meski kondisi relatif terkendali, sosialisasi ini juga menyerap sejumlah masukan strategis dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Karangmulya mengungkapkan bahwa dari 17 desa yang ada di Kecamatan Pangkalan Banteng, saat ini hanya terdapat 1 unit armada pemadam kebakaran (damkar). Padahal, jarak antar titik api antar desa cukup berjauhan. Selain keterbatasan armada damkar publik, kendala lain yang dihadapi di lapangan meliputi: * Krisis Sumber Air: Banyak embung warga yang mulai mengering, sehingga pihak desa mengharapkan adanya penambahan sumur bor di beberapa titik rawan. * Keterbatasan Fasilitas Perusahaan: Unit damkar milik perusahaan swasta di sekitar wilayah tersebut hanya diperuntukkan bagi internal perusahaan dan tidak mencukupi untuk menjangkau area permukiman warga. * Armada Pendukung: Sarana pendukung yang saat ini tersedia dan dapat dimanfaatkan warga dominan berupa truk tanker air. Melalui sosialisasi dan penyerapan aspirasi ini, diharapkan kendala keterbatasan sarana prasarana pemadam serta sumber air di Kecamatan Pangkalan Banteng dapat segera mendapat perhatian dan penanganan dari pihak-pihak terkait. ...5TRON6...
Galeri Kegiatan
Berita Lainnya
Kegiatan6 September 2026
Edukasi Mitigasi dan Penanggulangan Karhutla di Kotawaringin Barat
Edukasi Mitigasi dan Penanggulangan Karhutla di Kotawaringin Barat: Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Gelar Penyuluhan dan Diskusi Interaktif.
Baca Selengkapnya
Kegiatan5 September 2026
Perkuat Sinergi dan Formulasi Strategi '4M
Perkuat Sinergi dan Formulasi Strategi '4M', Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Tinjau Posko Utama dan Pos Lapangan Karhutla Kobar
Baca Selengkapnya
Kegiatan4 September 2026
Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Perkuat Mitigasi Karhutla di Kotawaringin Barat
Tinjau BPN Kobar hingga Gelar Salat Istisqa, Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Perkuat Mitigasi Karhutla di Kotawaringin Barat
Baca Selengkapnya




